Minggu, 23 September 2012

COOK LIKE A MAN - Chef Arnold Poernomo

Ada salah satu chef yang hadir untuk memeriahkan Master chef indonesia ke 2 ini, yaitu chef Arnold Poernomo. waktu itu Vera MCI2 yang memenangkan challenge saat itu ditantang untuk membuat satu hidangan seafood risotto with basil oil.
untuk mendapatkan Immuniti pin, Vera harus berduel dengan Chef Arnold Poernomo, GM dari The Nest Grill yang masi muda banget (23 tahun). ada yang kenal??? saya bantu share biografinya yaak...
COOK LIKE A MAN itulah semboyan yang sering kita temui saat kita gooling tentang chef muda ini. pria yang lahir tanggak 15 januari 1989 saat ini bekerja di Lumina Tower Lt.Mezzanine,The Kuningan Place,Jakarta sebagai General Manager The Nest Grill. "Sejak kecil saya dekat dengan dunia kuliner. Ibu adalah seorang koki dan nenek saya juga memiliki restoran. Tapi saya tidak pernah bercita-cita menjadi chef. Karena belajar marketing, dulu saya ingin menjadi marketing director. Sejak usia 10, saya dan keluarga pindah ke Sydney. Di kota inilah saya mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia kuliner. Saat berusia 14, demi iseng mendapatkan uang saku tambahan, saya bekerja di sebuah kafe dekat rumah, dimulai dengan membersihkan dapur. Lalu saya pindah bekerja ke sebuah restoran milik seorang celebrity chef di Australia. Selain itu, ibu saya memiliki beberapa rekan yang berprofesi sebagai chef, terkadang saya suka 'bermain' di dapur mereka. Saat ingin kembali ke Indonesia, saya pilih Jakarta sebagai tempat memulai karier profesional di dunia kuliner. The Nest Grill adalah restoran pertama yang saya kelola sejak Juli tahun 2010. Dalam waktu dekat, saya ingin membuat satu acara di bulan November 2011. Saya mengundang beberapa tamu, salah satunya teman saya yang pernah hadir di MasterChef Australia. Saya juga sedang mempersiapkan pembukaan restoran kedua yang direncanakan selesai tahun 2012."
"Selain ibu, saya juga terinspirasi dari seorang juru masak terkenal asal Amerika, yaitu Grant Achatz. Dulu ketika terserang kanker lidah, dia tidak bisa merasakan apa pun, tapi tak pernah putus asa. Kegigihan dan kesuksesannya telah menginspirasi saya. Dalam memasak, saya sering menggunakan seafood sebagai bahan masakan. Bermacam seafood menghasilkan rasa yang berbeda, sehingga saya bisa berkreasi lebih banyak. Saya juga suka coba menghasilkan menu dengan satu ingredient baru.
Selama mengelola The Nest Grill, saya punya satu pengalaman tak terlupakan. Malam itu ada dua orang tamu datang ke restoran ini. Saat salah satu dari mereka melihat daftar menu, ekspresi wajahnya tampak tidak senang dengan menu yang ditawarkan. Padahal saat itu saya baru saja menambahkan menu baru lho. Saya dan semua rekan di sini jadi bingung dan salah tingkah karena menduga tamu itu pasti seorang chef. Setelah bertanya langsung, ternyata tamu itu bukan chef dan dia pun tidak ada masalah apa pun dengan menu kami, hahaha… Saya jadi malu sendiri jika teringat kejadian itu. Selain itu, sewaktu pertama kali melakukan pembukaan restoran ini, kami harus membuat makanan untuk 800 orang dan menata restoran yang saat itu masih kosong hanya dalam waktu singkat." Kutipan Favorit Dream as big as you can while you're young! and believe to make it happen!! But stay true and don't dream to be someone else you're not!

Master Chef Indonesia - Chef Juna

cowok ganteng ini biasa dikenal dengan nama Chef Juna, nama asli dari salah satu juri Master chef indonesia ini adalah Junior Rorimpandey. lahir di kota Manado tanggal 21 juli 1975. yang biasa nonton master chef indonesia yang pertama ataupun yang sementara tayang ini pasti sudah sangat mengenal juri yang satu ini. awal karirnya tidak dimulai dari indonesia, melainkan dari luar negri. pria kelahiran manado ini awalnya tidak kepikiran akan menjadi seorang chef, karena pada tahun 1997 ia pergi ke amerika serikat tepatnya dikota Brownsville Texas untuk mendapatkan pendidikan disalah satu sekolah penerbangan, dan hebatnya lagi chef juna sudah mendapatakan lisensi pilotnya. tetapi sekolah penerbangan yang dia tempati untuk melakukan pelatihan itu mengalami kebangkrutan yang menyebabkan Chef ini pergi ke houston untuk melanjutkan pelatihan terbangnya. awal tahun 1998 indonesia mengalami krisis moneter yang menyebabkan ibunda chef juna tidak mampu untuk membiayai keuangan chef juna di luar negeri, dan ia pun harus mencari kerja untuk dirinya sendiri diluar negeri walaupun saat itu chef juna belum mendapatkan ijin untuk bekerja di sana. Berbagai pekerjaan yang dicoba Chef Juna, akhirnya ia kerja di restoran tradisional Jepang sebagai waiter (pelayan). Setelah 2 minggu, master sushi menawarkannya untuk jadi muridnya, Chef Juna terima tawaran itu. Ia akhirnya mulai dari dasar dan dilatih sangat keras. Pemilik restoran itu kagum dengan kinerjanya dan mensponsori Chef Juna untuk mendapatkan Permanent Resident (ijin tinggal).
Pada tahun 2002, Chef Juna mengambil alih sebagai head chef (kepala koki) di restoran karena sushi master yang melatih Chef Juna ini pindah ke restoran lain. Di tahun 2003, ia pindah kerja ke restoran sushi nomor satu di Houston yang bernama Uptown Sushi. Setelah beberapa bulan, ia menjadi Executive Chef disana. Masuk ke tahun 2004, Chef Juna mulai jenuh dengan masakan Jepang, dan akhirnya ia pindah ke restoran Perancis, The French Laundry yang dikenal sebagai restoran yang menerapkan standar tinggi. Ia mulai dari awal lagi. Lalu, ia juga mencari pekerjaan di tempat lain agar dapat belajar lebih banyak. Di French Laundry, ada hukuman bagi yang melakukan kesalahan walau kesalahan sederhana. Mereka dilatih dengan baik dan disiplin yang diterapkan seperti militer. Disana Chef Juna belajar banyak teknik, mengontrol protein pada makanan, dan menciptakan makanan yang dihias cantik dan sangat enak. Nggak heran waktu Chef Juna menilai peserta Master Chef Indonesia sangat galak. Galaknya pasti keluar kalau liat makanan yang dihias berantakan dan rasanya hambar. Wajar, koki ganteng tapi sangar ini berpengalaman. Masa muda Waktu umur 17 tahun, Chef Juna ini termasuk anak berandalan, ia buat sebuah geng yang bernama Bad Bones. Dengan mengendarai Harley, mereka ngebut dan nggak peduli kemanapun mereka pergi. “Saya pernah kuliah teknik perminyakan selama 3,5 tahun di Indonesia, tapi nggak selesai karena saya terlalu nakal. Akhirnya saya memutuskan untuk membenahi hidup, berubah, dan pindah ke Amerika. Saya sampai menjual motor kesayangan untuk biaya sekolah di sana” Diculik, disiksa, overdosis dan hampir ditembak di kepala udah pernah dirasakan Chef Juna. Merokok dan terjerumus dalam narkoba juga pernah. Tapi ia berubah karena ia punya pemikiran berbeda. Di kedua lengan Chef Juna ini bertato. Tato itu dibuat waktu Chef Juna umur 15 di Bali, dengan menggunakan mesin buatan sendiri yang menggunakan jarum jahit. menarik yaa untuk biografinya,,hehhe,,,, terimakasih telah membacanya.

Selasa, 18 September 2012

Christina Perri - A Thousand Years


ada yang masih ingat dengan Film yang satu ini..??? terdapat Soundtrack yg sangat saya sukai. lagu dari Christina Perri - A Thousand Years, ini saya berikan liriknya.

Christina Perri - A Thousand Years


heartbeats fast colors and promises how to be brave how can i love when i’m afraid to fall but watching you stand alone all of my doubt suddenly goes away somehow
one step closer
i have died everyday waiting for you darling don’t be afraid i have loved you for a thousand years... i love you for a thousand more
time stands still beauty in all she is i will be brave i will not let anything take away what’s standing in front of me every breath... every hour has come to this
one step closer
i have died everyday waiting for you darling don’t be afraid i have loved you for a thousand years... i love you for a thousand more
and all along i believed i would find you time has brought your heart to me i have loved you for a thousand years... i love you for a thousand more
one step closer... one step closer
i have died everyday waiting for you darling don’t be afraid i have loved you for a thousand years i love you for a thousand more
and all along i believed i would find you time has brought your heart to me i have loved you for a thousand years i love you for a thousand more

Twitter Facebook More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review